Eksistensialisme
Posted by Usul Pujiono E on 03.24 with 2 comments
Eksistensialisme adalah
aliran filsafat yang memandang segala-galanya dengan berpangkalan pada
eksistensi. Menurut asal kata eks
berarti keluar dan sistensi berarti
menempatkan, berdiri. Atau bisa dikatakan juga bahwa yang dimaksud dengan
eksistensi adalah cara manusia berada di dunia ini. Cara itu hanya khusus bagi
manusia, jadi yang bereksistensi itu hanya manusia. (Driyarkara, 2006a:1281-1282)
Walaupun aliran ini sudah berkembang sejak zaman Soren Kiekergard, tetapi Sartre-lah yang memasukan nama Eksistensialisme ke dunia filsafat.
Walaupun aliran ini sudah berkembang sejak zaman Soren Kiekergard, tetapi Sartre-lah yang memasukan nama Eksistensialisme ke dunia filsafat.
Secara umum ciri aliran eksistensialisme adalah sebagai berikut :
a. Eksistensialisme
adalah pemberontakan dan protes terhadap rasionalisme dan
masyarakat modern, khususnya terhadap idealisme Hegel.
b. Eksistensialisme adalah suatu proses
atas nama individualis terhadap konsep-konsep, filsafat akademis yang jauh dari
kehidupan konkret.
c. Eksistensialisme juga merupakan
pemberontakan terhadap alam yang impersonal (tanpa kepribadian) dari zaman
industri modern dan teknologi, serta gerakan massa. Masyarakat industri
cenderung menundukkan orang seorang pada mesin.
d. Eksistensialisme merupakan protes
terhadap gerakan-gerakan totaliter, baik gerakan fasis, komunis, yang cenderung
menghancurkan atau menenggelamkan perorangan di dalam kolektif atau massa.
e. Eksistensialisme menekankan situasi
manusia dan prospek (harapan) manusia di dunia.
f. Eksistensialisme menenkankan keunikan
dan kedudukan pertama eksistensi, pengalaman kesadaran yang dalam dan langsung.
(Muntansyir:2001, 92)
Keeeeeeeeeerrrrrrrrrrrrrrreeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnn brooooooooowww
BalasHapussukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
BalasHapus